When I backed to home town, I found some old poetry and never ending story telling that I wrote in the past few years ago when I turned on my desktop.Actually I purposely wrote this poetry to support one of the story. But, I haven't completed it, till now...
Untitled
Biarlah engkau hanya menjadi mimpi dalam imajinasiku
Menjadi angin yang menyejukkan hatiku di saat aku kesepian
Menjadi bintang kecil di malam kelam yang setia menemaniku
Aku tak bisa lagi mencintaimu seperti dulu
Tak bisa lagi menatap dan mengusap tiap tetes air mata yang jatuh dari matamu yang indah
Tak bisa lagi merengkuhmu dalam pelukanku kala perasaanmu galau
Aku tidak pernah menyesal mencintaimu
Aku tidak akan mengucapkan kata-kata perpisahan
Karena ini bukan akhir dari dunia
Aku juga tidak ingin berdoa untuk kebahagiaanmu dan kebahagiaanku
Karena ini bukanlah akhir dari cerita kita
Biarlah waktu yang menjawab semua
Semua tentang kita
Biarlah waktu-Nya yang menentukan segalanya
Karena segalanya indah pada saatnya
pYus 2007
No comments:
Post a Comment